Semua Berita Sosialisasi dan Promosi

Baznas Jepara Gelar Rapat Koordinasi Targetkan Optimalisasi Zakat Untuk Kesejahteraan Umat

Kamis, 26 Juni 2025 | Dibaca : 106 Kali

Jepara-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara sukses menggelar rapat koordinasi yang diselenggarakan di Mall Pelayan Publik Jepara (MPP). Dalam acara tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat demi meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Jepara. Rabu (25/06/25).

Rapat Koordinasi ini dihadiri Muhammad Ibnu Hajar Wakil Bupati Jepara, forkopimda, Sholih Ketua Baznas Kabupaten Jepara beserta jajarannya,  Forkopimda Kabupaten Jepara, Kepala OPD, Kepala Puskesmas, Kepala Satkordikcam Se Kabupaten Jepara.

Gus Ibnu Hajar Wakil Bupati Jepara, dalam sambutannya menekankan agar ASN membayar zakat dengan optimal, karena zakat tidak hanya perintah Bupati, Gubernur, Presiden tapi perintah langsung dari Allah SWT. dengan menunaikan zakat maka dapat membantu masyarakat fakir, miskin (8 asnaf) dalam mengentaskan kemiskinan.

"Kami mohon zakat ini menjadi perhatian kita semua, karna berzakat merupakan kewajiban kita, tabungan di akhirat dan terpenting dapat membantu pada orang -  orang yang membutuhkan" Ucap Gus IbnuHajar 

Sholih Ketua Baznas Jepara dalam sambutannya menginginkan ada peningkatan pengumpulan zakat tahun ini. Sebelumnya, pada tahun 2024, zakat yang terkumpul mencapai 13,2 Miliar, sementara untuk tahun 2025 ini, target pengumpulan zakat ditetapkan sebesar 15 Miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk Program Jepara Sehat, Program Jepara Pintar, Program Jepara Makmur, Program Jepara Taqwa, dan Program Jepara Peduli.

"Sesuai Intruksi Bupati dan Inpres No 3 tahun 2014 tentang optimalisasi zakat, maka diharapkan perolehan zakat dan sedekah di Kabupaten Jepara meningkat" Ucap Sholih.

Aini Mamudah Wakil Ketua Baznas Kabupaten Jepara bidang perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Dalam paparan materi Menyampaikan bahwa ASN ada yang menunaikan  Rp. 5000 atau Rp. 10.000 setelah ada kebijakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dimana setiap ASN membuat surat kuasa untuk potong zakat dari gaji masing-masing diserahkan ke Bank Jateng .

‘’ Pengumpulan zakat setiap bulan sebelumnya mencapai 700 juta bertahan hingga bulan April, setelah itu menjadi setengah. Kami berharap agar pembayaran zakat bisa dilakukan secara optimal," Ucap Aini kepada para peserta.

Diakhir acara Kusdiyanto Wakil Ketua Baznas Bidang Pengumpulan dan pendistribusian, memamparkan pengumpulan zakat UPZ/OPD, Puskesmas, Satkordikcam. Dinas Kesehatan dan puskesmas telah menunjukkan hasil yang baik, dengan lebih dari 50 persen yang telah menunaikan zakat, hanya terdapat satu puskesmas yang belum mencapai angka tersebut; Sementara itu, untuk tingkat SMP dari total 39, terdapat 24 SMP yang telah memenuhi pembayaran zakat lebih dari 50 persen, sedangkan masih ada 15 SMP yang berada di bawah 50 persen. "Ucap Kusdiyanto saat menyampaikan laporan.

‘’Kami berharap kepada bapak/ibu Kepala OPD/UPZ  yang perolehan pengumpulannya masih di bawah 50 persen dapat dimaksimalkan, sementara yang sudah melebihi 50 persen harus ditingkatkan agar dapat mencapai potensi 100 persen dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat’’. Pungkas Kusdiyanto. (Kanabi/kya)

Share

Komentar Pembaca

HAMBA ALLAH

28-07-25 09:55

Hacked by Mr. Black Cat Hacked By Mr. ASN
KEPALA BASZAS GAK ISO FIQIH ZAKAT
ZAKAT ONO NISAB BRO. NEK PENDAPATANE ORAK ONO 85 GRAM EMAS SETAHUN ORAK WAJIB ZAKAT !
BASZAT GOBLO !


KEPALA BAZNAS GOBLOK FIQIH 28-07-25 10:00


Tulis Komentar